Kasus Dugaan Pengadaan Buku Tim Penyidik Kejari Geledah Kantor PT.IP Doko Kab Kediri

Kasus Dugaan Pengadaan Buku Tim Penyidik Kejari Geledah Kantor PT.IP Doko Kab Kediri
Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Kota Kediri melakukan penggeledahan PT. IP yang berada di Desa Doko Kecamatan Ngasem Kab Kediri

KEDIRI  - Tim penyidik Kejaksaan Negeri Kota Kediri  melakukan proses penggeledahan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi  pengadaan koleksi buku perpustakaan SDN se-Kota Kediri tahun anggaran 2018.

Penggeledahan tim kejaksaan di lakukan di kantor PT.IP Jalan Kenanga Desa Doko Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri merupakan kantor cabang dari kantor pusat di Klaten Jawa Tengah. Senen (15/2/2021) sore.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Sofyan Selle melalui Kasi Intelijen Zalmianto Agung Saputra usai melakukan penggeledahan di kantor PT.IP menjelaskan, Pihaknya melakukan penyitaan beberapa dokumen yaitu berita acara serah terima barang, penerimaan barang, pengantar barang, serah terima buku, rekening, kwitansi dan HP juga dilakukan penyitaan.

"Modusnya CV SE selaku pemenang kontrak, namun dalam pelaksanaannya CV SE hanya menandatangani kontrak saja. Tapi dalam pelaksanaannya yang mengerjakan atas perintah berinisial S selaku Direktur Area Jatim ditunjuk PT.IP yang berada di Desa Doko Kabupaten Kediri, " ucap Zalmianto.

Lanjut Zalmianto bahwa dari pengadaan tersebut ada jumlah buku yang kurang dan masalah perhitungan yang berwenang dari BPKP yang menghitungnya.

"Kasus ini tim kejaksaan masih melakukan penyelidikan baru meningkat ke penyidikan. Dan, belum sampai menetapkan siapa yang bertanggung jawab terkait dugaan kasus pidana pengadaan koleksi buku perpustakaan SDN tahun anggaran 2018 tersebut, " ungkap Zalmianto.

Sebelumnya sudah diberitakan di media online indonesiasatu.co.id bahwa Tim Penyidik mengumpulkan dan mendapatkan bukti dan dokumen serta meminta keterangan kepada 19 Kepala Sekolah SD Negeri se-Kota Kediri, ditemukan bukti permulaan yang cukup adanya indikasi penyimpangan.

Diantaranya, 1.Adanya proses pengadaan yang melanggar prosedur. 2.Setelah dilakukan pengecekan dan penghitungan terdapat kekurangan buku sejumlah 1.436 eksemplar dan terjadi kemahalan harga.3.CV. SE hanya dipinjam bendera saja dan tidak melaksanakan sesuai dalam perjanjian kontrak.4.Penyimpangan dalam pengadaan buku tersebut mengakibatkan kerugian negara diperkirakan Rp 350 juta. (prijo)



JATIM KEDIRI
Prijo Atmodjo

Prijo Atmodjo

Previous Article

Lapas Kediri Berhasil Gagalkan Lemparan...

Next Article

Yakin Bebas Meski JPU Tolak Dalil-dalil...

Related Posts

Peringkat

Profle

Satria Ferry Sonarya verified

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 82

Postingan Tahun ini: 538

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 82

Postingan Tahun ini: 187

Registered: Feb 19, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 55

Postingan Tahun ini: 260

Registered: Sep 22, 2020

Siswandi

Siswandi

Postingan Bulan ini: 39

Postingan Tahun ini: 194

Registered: Oct 22, 2020

Profle

Karmel

Bocah SMP Tenggelam di Irigasi Margolembo Luwu Timur Ditemukan Tak Bernyawa
Wakapolda Baru, Brigjen Ida Tiba Di Palangka Raya Bersama Keluarga
Pengendara Honda Beat Tewas Usai Tabrak Bumper Depan Parisma
Polda Kalteng Amankan Mafia Tanah Warga Jalan Bengaris Kota Palangka Raya
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Follow Us

Recommended Posts

Reka Ulang Pembunuhan Gadis Bandung Sebanyak 31 Adegan
Kuasa Hukum Terdakwa Tolak Ahli Dari JPU
Tony Rosyid: Perpres Miras Dicabut, Kenapa DPRD DKI Ngotot Pertahankan Saham Miras?
Muscab ke-V DPC PKB Kota Kediri Bangkit Solid Menang
Muscab DPC PKB Kab Kediri Mas Sentot Kembali Nahkodai 2021-2026